Kembali Ke Atas
Loading...
Temukan kami di:

Hizbullah Mulai Miliki Peran Dalam Kabinet Lebanon


Kabul,Mbambung.com- Dilaporkan Hizbullah, yang telah ikut serta dalam pemilu, telah menduduki jabatan menteri kesehatan dan dua pos lain dalam kabinet Lebanon. Washington telah menyerukan kepada pemerintah baru Perdana Menteri Saad Hariri untuk memastikan agar kelompok itu tidak mendapat dukungan sumber daya publik.

Tim pro-Suriah dan pro-Iran di Beirut, yang dikenal sebagai Aliansi 8 Maret, memenangkan 67 dari 128 kursi, meskipun mantan PM Hariri diperkirakan akan tetap sebagai perdana menteri Lebanon. Kelompok Hariri, PM yang berkampanye untuk melindungi Beirut dari pengaruh Iran, hanya mendapat lima dari 11 kursi di Beirut.

Hasil pemilihan umum mengejutkan semua pemangku kepentingan, terutama bagi Israel. Beberapa jam setelah hasil diumumkan, Menteri Pendidikan Naftali Bennet mengatakan: “Lebanon = Hezbollah” mencatat bahwa Tel Aviv tidak akan membedakan antara negara berdaulat Lebanon dan partai yang sekarang mengontrol Cabang Legislatifnya.

Suriah dan Iran senang, tidak diragukan lagi, akan tetapi mereka  masih harus berurusan dengan Hariri, yang  akan tetap menjadi perdana menteri. Konstitusi negara ini menyebut PM tidak perlu mengendalikan blok besar di parlemen untuk memegang puncak kantor.

Menurut Duta Besar Amerika untuk Lebanon, Elizabeth Richard peran kelompok militan Hizbullah dalam kabinet baru pemerintah Lebanon mendominasi. Hal ini ia katakan pada  Selasa (19/2)waktu setempat. Menurutnya kondisi ini mengkhawatirkan keamanan dan stabilitasi kawasan.Tahun lalu telah Amerika memberikan bantuan lebih dari 825 juta dolar, lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Dilansir dari VOA Rabu (20/2) dalam pertemuan dengan Hariri hari Selasa, Elizabeth Richard mengatakan kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran melanggar kebijakan Lebanon sendiri. Dari perjanjian sebelumnya Lebanon untuk tidak terlibat dalam konflik di kawasan itu, dengan memerangi “sedikitnya tiga negara.” Ia merujuk pada Suriah, dimana kelompok itu berperang bersama pasukan pemerintah; dan di Irak dan Yaman dimana Iran mendukung kelompok-kelompok bersenjata setempat.

Amerika menilai Hizbullah sebagai kelompok teroris. Tetapi Amerika mendukung tentara nasional Lebanon. Amerika telah memasok senjata api bernilai ratusan juta dolar dalam beberapa tahun ini. Pekan lalu Kedutaan Amerika di Lebanon mengatakan telah mengirimkan roket berpemandu laser bernilai lebih dari 16 juta dolar untuk tentara Lebanon.





Mau komentar? Klik di sini!
loading...
loading...

 

Ketik dan Tekan Enter