Kembali Ke Atas
Loading...
Temukan kami di:

Untuk Perawatan Medis Australia Ijinkan Pengungsi Sakit Memasuki Wilayahnya


Sydney,Mbambung.com-  Lewat pemungutan suara anggota parlemen Australia ketok palu setuju  mempermudah para pengungsi sakit yang ditahan di lepas pantai untuk dirawat di negara itu. Ini merupakan pertama kalinya dalam hampir 80 tahun pemerintah kalah suara atas peraturannya sendiri di majelis rendah parlemen.

Para anggota legislatif yang independen, Partai Hijau Australia dan Partai Buruh yang beroposisi bergabung untuk mencukur kebijakan pemerintah koalisi minoritas Australia yang beraliran tengah kanan. RUU itu disahkan Selasa di DPR dengan satu suara lebih banyak, dan telah disetujui oleh majelis tinggi, Senat, pada hari Rabu (13/2).

Sejak 2013, Canberra telah menahan para pencari suaka yang tiba dengan perahu di kamp-kamp di republik kecil Nauru dan di Pulau Manus di Papua Nugini di Pasifik Selatan. Pemerintah Australia menegaskan para pengungsi tidak akan pernah diizinkan untuk menetap di Australia. Para dokter mengatakan fasilitas medis di pulau-pulau itu tidak memadai bagi sekitar 1.000 pencari suaka dan pengungsi yang tinggal di sana.

Pemerintah Australia berpendapat undang-undang evakuasi medis yang baru akan mendorong lebih banyak pencari suaka untuk mencoba mencapai Australia melalui laut, dan sebagian akan meninggal selama perjalanan.

Perdana Menteri Scott Morrison menuduh politisi oposisi memperlemah keamanan perbatasan.

“Mereka gagal dalam ujian tugas terhadap rakyat Australia dan mereka berusaha menipu diri sendiri bahwa ini dilakukan atas nama kemanusiaan. Saya ingatkan bahwa kemanusiaan mereka, seperti yang diduga, terakhir kali menyebabkan kematian anak.

Ini menyebabkan kehancuran total perbatasan kita dan mengambil alih kekuatan pemerintahan koalisi. Rakyat Australia akan mengingat hari ini dan mengetahui, ini sekarang tanggung jawab anda," ujar Morrison.


Angkatan Laut Australia sejak 2013 juga sudah diperintahkan untuk mengusir kapal migran. Langkah ini sebuah kebijakan yang menurut para pengecam, ilegal berdasarkan hukum internasional. Otoritas Australia mengatakan kebijakan tanpa komprominya telah menghentikan aliran stabil kapal-kapal migran dan menyelamatkan nyawa di laut.

Para pengecam berpendapat Australia menolak orang-orang yang putus asa yang melarikan diri dari penganiayaan.

Pengesahan undang-undang itu membuka kembali luka lama perdebatan yang memecah belah di Australia mengenai pencari suaka dan imigrasi. Ini merupakan masalah yang menonjol menjelang pemilihan federal berikutnya. Pemilihan tingkat federal akan berlangsung pada bulan Mei mendatang.

sumber: ABC





Mau komentar? Klik di sini!
loading...
loading...

 

Ketik dan Tekan Enter